Sudut Pandang Introvert


Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah sama seperti profesi yang lain. Seorang guru perlu memiliki 4 kompetensi yakni Kepribadian, Profesional, Pedagogik dan Sosial. Saya ingin belajar bagaimana menjadi seorang guru yang profesional namun banyak sekali tantangan yang dihadapi. Saya masuk kuliah di Jurusan Pendidikan Fisika sejak tahun 2014 bisa dikatakan salah masuk jurusan tetapi saya menyukai dunia fisika. Masuk ke dunia pendidikan bagi saya adalah sebuah tantangan tersendiri karena seorang introvert ketika menemui banyak orang akan merasa tidak nyaman seperti nervous, malu, dll. Lanjutkan membaca Sudut Pandang Introvert

Iklan

Belajar sambil Berekreasi


Tak menyangka sebentar lagi akan memasuki semester 6, semester 5 pun telah terlewati dengan berbagai kisah. kali ini saya akan berbagi kisah selama liburan semester ganjil, liburan kali ini diawali dengan jalan-jalan di Pantai Baru tanggal 18 Januari 2017 yang berlokasi di Jalan Srandarakan, Bantul. Bukan sekedar jalan-jalan, namun belajar mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid atau biasa disebut PLTH, tak hanya itu energi terbarukan seperti Panel Surya sebagai pembangkit listrik pun diterangkan oleh teknisi dari Pengelola PLTH Bayu Baru, di sana juga diajarkan bagaimana cara mengelola kotoran sapi menjadi Biogas.

20170118_113316 Lanjutkan membaca Belajar sambil Berekreasi

Pelukan Terakhir Sang Bunda


Secangkir kopi panas menemani dinginnya kota ini, Kota dengan sebutan kota pelajar, kota gudeg, kota batik dan masih banyak sebutan untuk kota ini karena keistimewaannya yang mempesona hati. Bulan dan bintang tak kalah beradu di angkasa, kegelapan malam ini tampak ramai, kendaraan berlalu lalang di jalan. Teringat kembali kenangan masa kecil, masa dimana belum mengenal masalah ataupun yang namanya cinta, hanya mengenal bermain dan bercanda.

——————-

Di sudut rumah tampak kakak adik sedang menonton TV. Rumah yang kecil dan sederhana, tempat dimana Zul dibesarkan oleh kedua orang tuanya, sebut saja Pak Juki dan Bu Salamah. Mereka dikaruniai 3 orang anak, Kak Zidan, Kak Ziyah dan Zul. Kak Zidan sedang mondok sekaligus SMA di Jawa Timur. Sedangkan Kak Ziyah kelas 1 MTs dan Zul kelas 3 SD.

Kak Ziyah dan Zul selalu berantem dalam hal apapun. Namun itu semua karena Kak Ziyah sayang kepada adiknya. Lanjutkan membaca Pelukan Terakhir Sang Bunda

Gelombang Tuhan


Jiwaku tenggelam sisakan bayang Namun tegar pijakku bagai karang Dan tak lekang oleh terpaan gelombang Meski arus pasang datang menghadang

Sumber: Gelombang Tuhan

Proyek Arduino 1: Temperatur Suhu dengan LM35 melalui Serial Monitor


Kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara membuat termometer digital. Alat yang biasa digunakan yaitu microcontroller berupa Arduino Uno serta sensor suhu LM35. Komponen-komponen yang perlu disiapkan antara lain:

  1. Breadboard
  2. Jumper
  3. Arduino Uno
  4. Kabel USB Arduino Uno
  5. Sensor suhu LM35

Sebelum saya menjelaskan cara merangkainya, saya akan menjelaskan sensor suhu LM35. Apa sih sensor suhu LM35? LM35 merupakan IC sensor suhu dengan bentuk yang mirip dengan transistor. Kaki IC ini hanya ada tiga, yaitu untuk VCC (kaki 1), Output (kaki 2), dan GND (kaki 3), lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini:

4

Sensor ini bisa digunakan untuk mengukur suhu dari -55 derajat – 150 derajat celcius. Lebih dari cukup untuk mengukur suhu lingkungan sekitar kita, bukan ! Berdasarkan datasheet LM35, maka kita bisa menggunakan pengukuran penuh (-55 – 150 derajat celcius) atau pengukuran sebagian yaitu hanya bisa menghitung dari 2 – 150 derajat celcius. Maka, yang kita perlukan kali ini adalah pengukuran suhu secara sebagian, dengan rangkaian dasar sensor sebagai berikut :

5 Lanjutkan membaca Proyek Arduino 1: Temperatur Suhu dengan LM35 melalui Serial Monitor