Kisah Perjalanan Hidup Part 1


Kisah ini bermula ketika menjelang lulus SMP, saat itu aku ingin melanjutkan ke SMA di Cirebon setelah lulus SMP. Aku berusaha mencari info pendaftaran sekolah tersebut dengan bertanya pada guruku, teman2ku bahkan ku mencari di internet. akhirnya ku mendapat info itu, ku langsung bergegas menyiapkan syarat-syarat pendaftaran. Aku mulai belajar untuk persiapan tes masuk, orang tua ku selalu menyemangatiku ketika belajar.

Hari itu pun datang, jantungku berdebar-debar saat tes berlangsung tapi aku percaya diri bahwa aku pasti bisa. 2 jam pun berlalu, lembar jawab dikumpulkan. aku keluar ruangan dengan perasaan campur aduk, senang, bingung, pusing, dll semua perasaan menjadi satu. Aku menargetkan minimal rangking 2 karena hanya rangking 1 dan 2 yang mendapat beasiswa. ku sudah berusaha dan tinggal berdoa agar bisa mendapat beasiswa itu.

Sambil menunggu pengumuman itu, aku mencoba mendaftar di SMA favorite (direkomendasikan oleh guruku) di Serpong. sebelum mendaftar ada penyeleksian berkas, dan Alhamdulilah aku berhasil terseleksi. Aku mengisi formulir pendaftaran dengan hati-hati dan ku kirim lewat kantor pos. Beberapa minggu kemudian aku mendapat kiriman surat berupa no tes dan info lainnya seperti tempat dan waktu tes. Aku berangkat ke Semarang bersama teman-temanku yang ikut mendaftar juga dengan menggunakan mobil. Selama perjalanan kami bercanda riang agar fikiran tidak stress sebelum tes, karena tes dimulai pukul 07.00-17.00 WIB. Akhirnya kami sampai di Asrama penginapan pada malam hari, keesokan harinya kami melihat tempat tes sebelum H-1 Tes.

Tes pun berlangsung mulai pukul 07.00, kami mengerjakan soal dengan hati-hati karena soal ini seperti soal olimpiade tingkat nasional. Awalnya aku mendadak pusing melihat soal tersebut, tapi aku bisa mengatasinya. Aku mulai mengerjakan dengan konsentrasi. Akhirnya pukul 17.00 tes pun berakhir. Kami keluar ruangan sambil bercerita mengenai soal itu, ada yang bilang mudah dan ada yang bilang susah seperti aku, hehe. Kami pun pulang, sebelum pulang kami beli oleh-oleh disuatu tempat. Dari mulai perjalanan berangkat sampai pulang banyak kesan yang ku dapatkan.

Beberapa minggu kemudian pengumuman tes masuk SMA yang di Cirebon diumukan lewat website, aku membuka website dan melihat hasil aku, Alhamdulilah aku diterima, aku rangking 5 tetapi tidak mendapat beasiswa. Hal itu membuat aku senang dan sedih, tetapi nanti aku bertekad untuk mencari beasiswa. Orang tuaku senang sekali aku diterima dan saat itu orang tuaku registrasi ulang untukku.

Saat orang tuaku berangkat untuk registrasi ulang, perasaanku tidak enak saat mencium tangan ibuku, seperti akan terjadi sesuatu, tetapi perasaan itu ku hiraukan dan berpositif thinking. pukul 13.00 ibuku menelponku, mengabarkan bahwa registrasinya sudah selesai. pukul 15.30 ditengah perjalanan ibuku meminta pada ayahku untuk berhenti dan sholat dimasjid, lalu ayahku mencari masjid. setelah selesai sholat, orang tuaku melanjutkan perjalanan. Jalan sedang macet, ayahku berhati-hati mengendarai motor. Ternyata didepan jalan ada lubang yang cukup besar, ayahku mencoba menghindarinya tetapi ayaku terjatuh ditrotoar dan ibuku jatuh di jalan raya, kaki ibuku terlintas oleh truk besar, Ibuku meninggal ditempat ;( . Ayahku panik melihat ibuku terbaring dijalan, warga setempat langsung menolongnya dan membawa ke Rumah Sakit terdekat. Ayahku panik, dan menelpon saudara untuk mengabari bahwa orang tuaku mengalami kecelakaan, aku belum dikasih tau karena ayahku takut kalau aku shok mendengarnya.

Ada tetanggaku yang datang ke rumahku untuk menata ruang tamu, aku bingung kenapa ruang tamu ditata rapi, kemudian tetanggaku mengatakan kalau ibuku kecelakaan dan meninggal. Aku langsung shok mendengarnya antara percaya dan tidak percaya karena aku baru saja ditelpon ibuku bahwa ibuku habis sholat dan melanjutkan mau pulang. hanya beberapa menit saja aku sudah ditinggal ibuku untuk selama-lamanya ;( .

Ambulan pun datang ke rumah, aku tidak bisa menahan air mataku, ayahku langsung memelukku erat-erat. selama 14 tahun ku bersama ibuku dan kini sudah berada jauh tak dapat kembali lagi. Banyak sekali jasa yang ibuku berikan padaku ketika kecil sampai umur 14 tahun, aku belum bisa membalas jasanya, hanya doa yang ku bisa, tiap hari ku berdoa agar dosa ibuku diampunkan dan ditempatkan pada orang-orang yang beriman. Aamiin🙂

Kisah selanjutnya -> Kisah Perjalanan Hidup Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s